Jika Anda sulit melepaskan masa lalu itu, cobalah latihan berikut, yang mungkin dapat membantu:
Duduklah dengan tenang dan pejamkan mata Anda. Tempatkan tangan Anda di pangkuan Anda dengan telapak menghadap ke bawah.
Lalu persilakan semua kecemasan dan keprihatinan tentang masa lalu datang memenuhi pikiran Anda. Ketika setiap kekhawatiran menguasai Anda, lepaskanlah dia. Bayangkan Anda sedang menjatuhkannya dari ujung jari Anda ke dalam angkasa yang luas atau ke dalam tangan Tuhan. Jatuhkan setiap sumber kekhawatiran dan keprihatinan Anda. Biarkan mereka semua pergi; relakanlah!
Jika Anda telah merasa membuang semuanya hingga habis, baliklah telapak tangan Anda. Lalu undanglah saat kini datang. Mintalah karunia saat ini dalam hidup Anda. Sadari saja saat sekarang ini. Jika Anda merasa tenang dan santai, ucapkanlah syukur atas karunia saat ini.
Gerejani. Dogma. Kitab Suci. Pewartaan. Liturgi. Ajaran Sosial. Psikologi. Relasi.
Tampilkan postingan dengan label Mental Hygiene. Dimensi Sekarang. Bye-bye Masa Lalu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mental Hygiene. Dimensi Sekarang. Bye-bye Masa Lalu. Tampilkan semua postingan
Kamis, 10 Juni 2010
Sing Wis Yo Wis
Kita suka hidup di dalam dimensi masa lalu dan melamun, “Seandainya saja dulu aku berkata begini.... Seandainya saja dulu kulakukan itu....” Yah. Kita tidak mungkin lagi mengubah masa lalu. Kita tidak berkuasa untuk mengendalikannya lagi. Kita tak dapat menjilat lagi kata yang telah kita ucapkan dan tidak dapat membatalkan apa yang telah kita lakukan di waktu dulu. Yang lalu sudah lewat. Orang Jawa bilang, Sing Wis Yo Wis!
Langganan:
Postingan (Atom)
